Tag: #Bioskop Pasiar

  • 2 Hari Lagi! Flobamora Film Festival 2025: Merayakan Kalunga dengan Film Inklusif bagi Semua Kalangan

    2 Hari Lagi! Flobamora Film Festival 2025: Merayakan Kalunga dengan Film Inklusif bagi Semua Kalangan

    Kupang, NTT – Merayakan Kalunga sebagai simbol tumbuh dan berkembangnya perfilman di Nusa Tenggara Timur, Flobamora Film Festival siap hadir pada 5 sampai 9 Agustus 2025. 

    Dokumentasi F3 2024, foto bersama Prilly Latuconsina dan Bapak Mahendra dalam talkshow PMM x FFI x Flobamora Film Festival 2024

    Pada tahun ini Flobamora Film Festival hadir di tiga lokasi: Kampoeng Seni, Sasando Hotel dan Gedung PKK Provinsi NTT menghadirkan pemutaran film, diskusi serta berbagai program kolaboratif yang terbuka untuk semua kalangan.

    Flobamora Film Festival 2025 menayangkan 65 film yang berasal dari tingkat NTT maupun dari tingkat nasional hingga internasional. 

    Mulai dari Kompetisi Film NTT 8 film, Kompetisi Film Pelajar NTT 2 film, Layar Nusantara 41 film, Layar Internasional 14 film, KFK Film Lab, Baomong Film, Bakumpul Komunitas, hingga Bioskop Pasiar 15 film yang sudah dilaksanakan dalam menyongsong Flobamora Film Festival. 

    Komite Komunitas Film Kupang Emilianus U. K. Patar menegaskan tujuan utama penyelenggaraan Flobamora Film Festival adalah untuk mendekatkan film kepada masyarakat.

    “Festival ini ingin menjangkau sebanyak mungkin orang, termasuk mereka yang sebelumnya belum terbiasa mengakses film. Karena itu, kami mengadakan pemutaran di ruang-ruang terbuka yang mudah diakses masyarakat dan tanpa dipungut biaya. Kami memaksimalkan berbagai kanal komunikasi, dari media sosial, kerja sama dengan media massa, hingga radio lokal, agar festival ini bisa menyentuh berbagai lapisan masyarakat,” ujarnya.

    Festival ini memasuki tahun keempat penyelenggaraanya menghadirkan momentum pembelajaran dan perkembangan yang signifikan atas dasar semangat gotong royong. 

    Direktur Flobamora Film Festival, Yedida A. Letedara, mengapresiasi perjalanan panjang yang telah dilalui seluruh tim Flobamora Film Festival dalam mempersiapkan festival tahun ini.

    “Semangat yang diusung melalui Kalunga ini merupakan harapan bagi perfilman NTT agar terus bertumbuh, berkembang menjadi lebih baik dan menemukan ciri khasnya dalam menghadirkan cerita-cerita penting dari NTT kepada dunia dengan tidak melupakan isu penting untuk dibingkai menjadi sebuah film.” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa persiapan menuju festival tahun ini menghadirkan banyak momen berkesan bagi seluruh tim. 

    Foto bersama saat malam Awarding Night Flobamora Film Festival 2024

    “Pada tahun keempat ini, kami melihat perkembangan yang begitu pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Teman-teman sudah bisa mengelola program dan kegiatan lebih baik, banyak teman-teman yang bertumbuh baik secara skill maupun pengetahuan.”

    Ia berharap festival ini terus mendorong semangat serta kreativitas sineas NTT untuk menghasilkan cerita-cerita berkualitas dan unik. 

    Festival tahun ini kembali menghadirkan delapan program istimewa yang dirancang untuk memperkuat ekosistem perfilman di NTT.

    Adapun pemutaran film selama festival mengedepankan kurasi yang lebih general, inklusif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, termasuk keluarga. 

    Menghadirkan film-film kompetisi seperti Kompetisi Film NTT dan Kompetisi Film Pelajar yang menjadi wadah bagi sineas muda menampilkan karya-karya baru dengan perspektif segar.

    Manager Program Flobamora Film Festival Tata Yunita menjelaskan bahwa tahun ini proses kurasi menjadi salah satu fokus utama.

    “Pada penyelenggaraan tahun ini, rasa ber-KALUNGA kami kukuhkan lebih kuat lagi. Kami menghadirkan film-film yang lebih general, inklusif, dan dapat dinikmati berbagai kalangan, termasuk keluarga. Tantangannya adalah memilih dari begitu banyak film berkualitas dengan isu-isu menarik agar tetap menghadirkan tayangan yang relevan, beragam, namun dapat dinikmati semua penonton,” ujarnya.

    Ia juga menyoroti kehadiran filmmaker baru dalam Kompetisi Film NTT dan Kompetisi Film Pelajar. 

    “Kami sangat antusias melihat angin segar dari sineas-sineas muda yang mengangkat isu-isu baru dan segar. Ini menandai semangat regenerasi dan inovasi dalam perfilman di NTT,” tambahnya.

    Doc.F3 – KFK Film Lab 2024

    Flobamora Film Festival 2025 juga memperluas kolaborasi dengan berbagai partner nasional dan internasional seperti Clermont Ferrand, Changing Climate Changing Live, 100% Manusia, Festival Film Purbalingga, Papermoon Puppet , Papuan Voices, Orang-orang Kerumunan dan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Kemendikbud Ristek RI.

    Kolaborasi ini memperkaya spektrum tema festival dan menjadikan seluruh program pemutaran wajib diikuti oleh semua kalangan  penonton.

    Terbuka untuk Semua

    Seluruh rangkaian kegiatan ataupun program Flobamora Film Festival terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Flobamora Film Festival mengajak sineas muda, individu, komunitas, dan masyarakat luas untuk bergabung merayakan kekayaan budaya dan kreativitas NTT melalui film.

    Informasi dan jadwal lengkap dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Ratusan Siswa Meriahkan Bioskop Pasiar Kolaborasi ACFFEST di Rute Terakhir SMA Negeri 5 Kupang 

    Ratusan Siswa Meriahkan Bioskop Pasiar Kolaborasi ACFFEST di Rute Terakhir SMA Negeri 5 Kupang 

    Kupang, NTT – Bioskop Pasiar kolaborasi KPK melalui Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) 2025 sukses digelar di rute terakhir SMA Negeri 5 Kupang, Sabtu (19/7), yang dihadiri ratusan penonton.

    Bioskop Pasiar Titik Keenam di SMA Negri 5 Kupang, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya nilai-nilai antikorupsi, sekaligus menanamkan karakter yang berlandaskan kejujuran dan tanggung jawab dalam keseharian.

    Bioskop Pasiar sebagai salah satu program menyongsong Flobamora Film Festival yang akan digelar pada 5 sampai 9 Agustus 2025 di Kupang bertujuan mendekatkan sinema kepada masyarakat di seluruh NTT.

    Dalam kegiatan ini, Ibu Felpiana Lomi Ga, S.Pd. M. Ling mewakili Kepala Sekolah SMAN 5 mengucapkan terima kasih kepada Tim Bioskop Pasiar dan Penyuluh dari KPK atas kehadiran dan kolaborasinya dalam kegiatan hari ini.

    “Kegiatan nonton bareng ini sangat sejalan dengan semangat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang menekankan pentingnya pembinaan karakter. Kami percaya bahwa penanaman nilai-nilai antikorupsi harus dilakukan sejak dini.  Dari PAUD hingga ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” katanya.

    Ia berharap melalui film yang diputar para peserta didik dapat memahami nilai-nilai seperti integritas, kejujuran, dan keberanian menolak korupsi. Semoga mereka tumbuh menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.

    Cuplikan Pemutaran Film Sandal Bupati, Doc. Tim Publikasi F3.

    Sementara itu, Programmer Bioskop Pasiar Malysk mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya penayangan Bioskop Pasiar hingga sesi terakhir tahun ini.

    “Kami juga mengapresiasi partisipasi para penonton yang telah hadir, menyimak, dan terlibat aktif dalam setiap sesi. Semoga pengalaman ini memperkuat semangat untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan lewat ruang-ruang menonton bersama”

    Bioskop Pasiar terakhir ini menutup dengan pemutaran film yang disertai diskusi mendalam bersama KPK-ACFFEST dan mengajak penonton untuk tidak sekadar menonton tetapi juga berpikir kritis dan berpartisipasi secara aktif.

    Sesi Diskusi, Doc. Tim Publikasi F3.

    Pada rute terakhir ini dihadiri oleh 301 penonton dengan jumlah 139 laki-laki dan 162 perempuan. 

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar rute ini:

    Sandal Bupati Sutradara Nich Siahaan

    Bloody Rose Sutradara Elzy Grazia

    Meriam Karbit Sutradara Vera Isnaini 

    Kelompok Tidak Belajar Sutradara Mustafa

    Telur Sutradara Vania Damayanti

    Story of Aquarius Sutradara Bendrich Otanu

    Penayangan film ini dibagi menjadi dua slot dengan masing-masing slot terbagi menjadi tiga film.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. 

    Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Bioskop Pasiar Hadir di SMPK St. Yoseph Kupang Berkolaborasi Bersama KPK, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini

    Bioskop Pasiar Hadir di SMPK St. Yoseph Kupang Berkolaborasi Bersama KPK, Tanamkan Nilai Anti Korupsi Sejak Dini

    Kupang, NTT – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini, Bioskop Pasiar berkolaborasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar kegiatan nonton bersama di SMPK St. Yoseph Kupang (16/07) sebagai bagian dari rangkaian menyambut Flobamora Film Festival yang akan berlangsung 5 sampai 9 Agustus 2025  di Kupang .

    Kolaborasi bersama ini menjadi bagian dari edukasi KPK untuk mendorong pemahaman generasi muda tentang pentingnya nilai-nilai anti korupsi serta kejujuran dan tanggung jawab sehari-hari.

    KPK mengapresiasi Bioskop Pasiar ini karena melalui medium film dapat memberikan pesan maupun pelajaran untuk siswa-siswi untuk  membangun karakter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.

    “Membangun budaya anti korupsi harus dimulai dari usia muda, dari ruang kelas, dan dari hal-hal kecil di sekitar kita, kegiatan seperti ini juga penting dilakukan secara berkelanjutan untuk membentuk budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan,” kata Katarina Nikmat, SE. M.A.P, Penyuluh KPK.

    Pemaparan Materi Anti Korupsi Oleh Katarina Nikmat, SE. M.A.P Perwakilan Dari KPK, Doc. Tim Publikasi F3.

    Pada rute kelima ini, Bioskop Pasiar menghadirkan film yang memberikan edukasi tentang pentingnya kejujuran, keberanian dan perjuangan melawan praktik korupsi di lingkungan sekitar.

    Sebanyak  71 penonton yang terdiri dari 31 laki-laki dan 40 perempuan, turut meramaikan kegiatan ini. 

    Proses Pemutaran Film-film Bioskop Pasiar Titik Kelima, Doc. Tim Publikasi F3

    Romo Amance Oe Ninu, Pr selaku Kepala Sekolah  mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya Bioskop Pasiar berkolaborasi dengan KPK di lingkungan sekolah.

    “Terima kasih kepada Komunitas Film Kupang dan tim KPK yang telah menghadirkan suasana bioskop mini dan menginspirasi lewat film. Semoga film dan materi yang disampaikan ini menggerakkan hati anak-anak menjadi sahabat, saudara, dan pemimpin perubahan mulai dari diri sendiri,” katanya.

    Ia berharap agar para peserta didik bisa berkolaborasi dengan Komunitas Film Kupang dalam memberikan materi di sekolah ini, agar mereka mampu berkarya dan menginspirasi lewat konten positif.

    Setelah sesi menonton slot 1 acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh tim KPK. 

    Para siswa terlihat antusias mengajukan pertanyaan dan membagikan pandangan mereka tentang nilai-nilai anti korupsi yang juga terkandung dalam film.

    Antusiasme Siswa Siswi St Yoshep Pada Sesi Diskusi, Doc. Tim Publikasi F3.

    Pelagia Troci Surabayo, Ketua Osis SMPK St. Yoseph Kupang, mengatakan Bioskop Pasiar ini sangat seru, karena setiap film punya makna dan pesan yang beda, sehingga ekspresi dan pengalaman sewaktu menonton juga beragam.

    “Nilai-nilai anti korupsi seperti berani dan jujur yang ditampilkan di film harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat. Semoga Komunitas Film Kupang dan film-film di Kupang makin maju dan terus berkarya,” katanya. 

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar rute ini:

    1. Telur Sutradara Vania Damayanti
    2. Sandal Bupati Sutradara Nich Siahaan
    3. ⁠Dompet Imajinasi Sutradara Aby Azy Tr
    4. Bloody Rose Sutradara Elzy Grazia

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. 

    Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Merajut Kebersamaan Lewat Layar: Bioskop Pasiar Titik Ke Empat Hadir di Pulau Semau

    Merajut Kebersamaan Lewat Layar: Bioskop Pasiar Titik Ke Empat Hadir di Pulau Semau

    Semau-NTT, Bioskop Pasiar dalam rangka menyambut Flobamora Film Festival 2025 berkolaborasi dengan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kembali hadir pada rute keempat di Desa Uitiuh Tuan Semau Selatan, Kabupaten Kupang, Jumat (4/7), dengan melibatkan 125 penonton dari desa setempat.

    Bioskop Pasiar Titik Keempat di Semau, Doc. Tim Publikasi F3.

    Bapak Oni Melki Natun, SH selaku Kepala Desa Uitiuh Tuan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya kegiatan Bioskop Pasiar karena telah menyambangi desa yang berada di pulau jauh dari Kota Kupang ini. 

    “Saya juga bersyukur dapat bertemu dan berkenalan langsung dengan teman-teman dari Komunitas Film Kupang yang telah berinisiatif menghadirkan kegiatan positif ini di tengah masyarakat. Kiranya melalui penayangan film ini, kita semua tidak hanya sekadar bereuforia atau bersenang-senang saja, tetapi juga dapat mengambil pelajaran berharga dari setiap cerita yang disampaikan,” katanya.

    Bapak Oni Melki Natun, SH Selaku Kepala Desa Uitiuh Tuan, Doc. Tim Publikasi F3.

    Pihaknya berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi ruang pembelajaran bersama, mempererat kebersamaan, dan memupuk semangat kolaborasi antara masyarakat dengan pemerintah ke depannya.

    Pada rute keempat di Pulau Semau ini Bioskop Pasiar dihadiri oleh 125 penonton dengan jumlah 52 laki-laki,  41 perempuan dan 32 anak-anak.

    Proses Penayangan Film-Film Bioskop Pasiar Titik Keempat, Doc. Tim Publikasi F3.

    Film-film yang diputar tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi. Melalui alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, penonton diajak merenungkan dampak korupsi terhadap pembangunan, kesejahteraan masyarakat, serta nilai-nilai keadilan.

    “Besar harapan kami melalui film anti korupsi yang ditayangkan para penonton bisa mengambil pesannya dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi serta mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berintegritas,” kata Keke Programmer Bioskop Pasiar.

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar  ini:

    1. Bahasa Helong Sutradara Herlina Kofi

    2. ⁠Jangan Takut Jujur Sutradara Adithya Yustanto

    3. ⁠Dompet Imajinasi Sutradara Aby Azy Tr

    4. ⁠Generate Sutaradara Izhar Faturrahman

    5. ⁠Telur Sutradara Vania Damayanti

    6. ⁠Bloody Rose Sutradara Elzy Grazia

    Penayangan film ini dibagi menjadi dua slot dengan masing-masing slot terbagi menjadi tiga film.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. 

    Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antar komunitas, memperkaya wawasan, serta mendorong kolaborasi berkelanjutan membangun kesadaran kritis, dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari praktik korupsi melalui medium film.

    Informasi dan jadwal lengkap dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Kolaborasi Bioskop Pasiar dan KPK Hidupkan Semangat Anti Korupsi Lewat Film

    Kolaborasi Bioskop Pasiar dan KPK Hidupkan Semangat Anti Korupsi Lewat Film

    Kupang-NTT, Flobamora Film Festival berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meningkatkan kesadaran publik tentang  pentingnya nilai-nilai anti korupsi melalui Bioskop Pasiar rute ketiga pada Sabtu (28/6) di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.

    Bioskop Pasiar Titik Ketiga di Liliba, Doc. Tim Publikasi F3

    Bioskop Pasiar menjadi salah satu program untuk mendekatkan sinema kepada masyarakat di seluruh NTT sekaligus dalam rangka menyambut Flobamora Film Festival pada Agustus 2025.

    Lidia Br Tarigan, SKM.M.Si perwakilan dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengapresiasi program Bioskop Pasiar ini yang dihadiri oleh 252 penonton dengan jumlah laki-laki  102, perempuan 77 dan anak-anak 73.

    Perwakilan Dari KPK, Doc. Tim Publikasi F3

    “Movie Day ini memang menjadi bagian dari Festival Film anti korupsi yang digelar tahun ini. KPK memanfaatkan film sebagai media untuk menyebarkan nilai-nilai anti korupsi, karena melalui film, pesan bisa diterima semua kalangan tanpa tekanan,” katanya.

    Ia berharap program ini bisa terus berlanjut agar semakin banyak komunitas film terutama generasi muda yang sadar akan pentingnya nilai-nilai anti korupsi ini. Dengan demikian, kreativitas komunitas film lokal bisa melahirkan karya-karya berkualitas yang juga menginspirasi masyarakat untuk melawan korupsi.

    Selain pemutaran film, acara juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya nilai-nilai anti korupsi. Diskusi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk mendorong gerakan anti korupsi yang dimulai dari lingkungan terdekat.

    Sesi Diskusi Mengenai Nilai-Nilai Anti Korupsi, Doc. Tim Publikasi F3.

    “Atas nama pemerintah kelurahan, saya menyampaikan terima kasih kepada tim komunitas yang telah memilih tempat ini sebagai lokasi kegiatan. Kami sangat mendukung dan terbuka untuk inisiatif positif seperti ini. Terima kasih juga kepada Pak Andika dan keluarga yang sudah menyiapkan tempat pemutaran film. Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi sarana belajar, khususnya bagi anak-anak, agar memahami pentingnya nilai-nilai anti korupsi,” kata Bapak Arnol Ara selaku ketua RW.

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar  ini:

    1.⁠ ⁠Tuyul dan Pak Yul Sutradara Rayhan Reynald

    2.⁠ ⁠⁠Jangan Takut Jujur Sutradara Adithya Yustanto

    3.⁠ ⁠⁠Bersama Membangun Negeri Sutradara Deo Mahameru

    4.⁠ ⁠⁠Dompet Imajinasi Sutradara Aby Azy Tr

    5.⁠ ⁠⁠Generate Sutradara Izhar Faturrahman

    6.⁠ ⁠⁠Kelompok Tidak Belajar Sutradara Mustafa

    Penayangan film ini dibagi menjadi dua slot dengan masing-masing slot terbagi menjadi tiga film.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Henge’dho dan Kenoto Tayang di Rumah Sendiri: SMA Katolik Giovanni Kupang Titik Kedua Bioskop Pasiar

    Henge’dho dan Kenoto Tayang di Rumah Sendiri: SMA Katolik Giovanni Kupang Titik Kedua Bioskop Pasiar

    Kupang-NTT, Dalam rangka menyongsong Flobamora Film Festival 2025, program Bioskop Pasiar titik kedua hadir di SMA Katolik Giovanni Kupang, pada Jumat (13/7), sebagai upaya memperluas akses literasi audiovisual dan ruang apresiasi film bagi pelajar. 

    Bioskop Pasiar Titik Kedua di SMAK Giovanni, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kegiatan ini menayangkan tujuh film pendek, dua di antaranya merupakan karya siswa SMAK Giovanni sendiri, yakni Henge’dho dan Kenoto, keduanya disutradarai oleh Sesilia Y. Y. Klaran.

    Kru film Henge’dho dan film Kenoto, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kedua film karya pelajar SMAK Giovanni ini mengangkat nilai-nilai budaya dan relasi sosial yang erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Nusa Tenggara Timur.

    Dalam sambutan pembuka kegiatan, Romo Stefanus Mau, Pr Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni memberi apresiasi atas terselenggaranya Bioskop Pasiar rute kedua ini.

    ”Dengan adanya Bioskop Pasiar tim Komunitas Film Kupang menjadi contoh yang menggerakkan adik-adik semua untuk menjadi penulis-penulis bahkan menjadi sutradara dan tentunya memberikan inspirasi bagi kita semua untuk memulai literasi di bidang perfilman,” ucapnya.

    Acara yang berlangsung di Aula Utama SMAK Giovanni ini dihadiri oleh 93 penonton dengan rincian 55 laki-laki dan 38 perempuan.

    Cuplikan pemutaran film Henge’dho. Dok Tim Publikasi F3.

    Sandy Rihi, selaku pelajar yang terlibat dalam film Henge’dho dan Kenoto, menyampaikan bahwa proses produksi menjadi pengalaman yang sangat berharga.

    “Film ini adalah upaya kami untuk merekam hal-hal yang sering kami lihat tapi jarang kami bicarakan dan rasa penasaran mengenai budaya ini yang membuat kami berkarya melalui film. Kami belajar mendengarkan, memahami, dan menyampaikan pesan atau makna  mengenai budaya yang ada di NTT,” ujar Sandy.

    Para siswa lain yang terlibat dalam pembuatan film juga turut hadir dan berbagi pengalaman mereka dalam sesi diskusi pasca penayangan. Hal menunjukkan bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk menyampaikan gagasan dan refleksi melalui medium film.

    Adapun lima film lainnya yang turut diputar dalam program ini antara lain:

    1. Bloody Rose karya Elzy Grazia,
    2. Telur karya Vania Damayanti,
    3. Makan karya Alvaro Brewon,
    4. Omah Omah karya Rafika Ilma, dan 
    5. Bersama Membangun Negeri karya Mahameru.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar 2025 terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

    Tentang Flobamora Film Festival 

    Flobamora Film Festival adalah festival film pendek berskala nasional pertama di Nusa Tenggara Timur(NTT). Festival ini berawal dari Parade Film NTT pada tahun 2021 dan pertama kali diadakan pada 27 hingga 30 Oktober 2022 oleh Komunitas Film Kupang (KFK). Sejak saat itu, Flobamora Film Festival menjadi acara tahunan. Sejak awal, Flobamora Film Festival berkomitmen untuk memberikan ruang apresiasi dan edukasi bagi sineas di NTT, sekaligus membangun jaringan nasional dan internasional di tingkat individu, komunitas, organisasi, dan festival.