Kategori: News

  • Kolaborasi Bioskop Pasiar dan KPK Hidupkan Semangat Anti Korupsi Lewat Film

    Kolaborasi Bioskop Pasiar dan KPK Hidupkan Semangat Anti Korupsi Lewat Film

    Kupang-NTT, Flobamora Film Festival berkolaborasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meningkatkan kesadaran publik tentang  pentingnya nilai-nilai anti korupsi melalui Bioskop Pasiar rute ketiga pada Sabtu (28/6) di Kelurahan Liliba, Kota Kupang.

    Bioskop Pasiar Titik Ketiga di Liliba, Doc. Tim Publikasi F3

    Bioskop Pasiar menjadi salah satu program untuk mendekatkan sinema kepada masyarakat di seluruh NTT sekaligus dalam rangka menyambut Flobamora Film Festival pada Agustus 2025.

    Lidia Br Tarigan, SKM.M.Si perwakilan dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengapresiasi program Bioskop Pasiar ini yang dihadiri oleh 252 penonton dengan jumlah laki-laki  102, perempuan 77 dan anak-anak 73.

    Perwakilan Dari KPK, Doc. Tim Publikasi F3

    “Movie Day ini memang menjadi bagian dari Festival Film anti korupsi yang digelar tahun ini. KPK memanfaatkan film sebagai media untuk menyebarkan nilai-nilai anti korupsi, karena melalui film, pesan bisa diterima semua kalangan tanpa tekanan,” katanya.

    Ia berharap program ini bisa terus berlanjut agar semakin banyak komunitas film terutama generasi muda yang sadar akan pentingnya nilai-nilai anti korupsi ini. Dengan demikian, kreativitas komunitas film lokal bisa melahirkan karya-karya berkualitas yang juga menginspirasi masyarakat untuk melawan korupsi.

    Selain pemutaran film, acara juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya nilai-nilai anti korupsi. Diskusi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat, sekaligus menjadi wadah untuk mendorong gerakan anti korupsi yang dimulai dari lingkungan terdekat.

    Sesi Diskusi Mengenai Nilai-Nilai Anti Korupsi, Doc. Tim Publikasi F3.

    “Atas nama pemerintah kelurahan, saya menyampaikan terima kasih kepada tim komunitas yang telah memilih tempat ini sebagai lokasi kegiatan. Kami sangat mendukung dan terbuka untuk inisiatif positif seperti ini. Terima kasih juga kepada Pak Andika dan keluarga yang sudah menyiapkan tempat pemutaran film. Film ini bukan sekadar tontonan, tetapi sarana belajar, khususnya bagi anak-anak, agar memahami pentingnya nilai-nilai anti korupsi,” kata Bapak Arnol Ara selaku ketua RW.

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar  ini:

    1.⁠ ⁠Tuyul dan Pak Yul Sutradara Rayhan Reynald

    2.⁠ ⁠⁠Jangan Takut Jujur Sutradara Adithya Yustanto

    3.⁠ ⁠⁠Bersama Membangun Negeri Sutradara Deo Mahameru

    4.⁠ ⁠⁠Dompet Imajinasi Sutradara Aby Azy Tr

    5.⁠ ⁠⁠Generate Sutradara Izhar Faturrahman

    6.⁠ ⁠⁠Kelompok Tidak Belajar Sutradara Mustafa

    Penayangan film ini dibagi menjadi dua slot dengan masing-masing slot terbagi menjadi tiga film.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Henge’dho dan Kenoto Tayang di Rumah Sendiri: SMA Katolik Giovanni Kupang Titik Kedua Bioskop Pasiar

    Henge’dho dan Kenoto Tayang di Rumah Sendiri: SMA Katolik Giovanni Kupang Titik Kedua Bioskop Pasiar

    Kupang-NTT, Dalam rangka menyongsong Flobamora Film Festival 2025, program Bioskop Pasiar titik kedua hadir di SMA Katolik Giovanni Kupang, pada Jumat (13/7), sebagai upaya memperluas akses literasi audiovisual dan ruang apresiasi film bagi pelajar. 

    Bioskop Pasiar Titik Kedua di SMAK Giovanni, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kegiatan ini menayangkan tujuh film pendek, dua di antaranya merupakan karya siswa SMAK Giovanni sendiri, yakni Henge’dho dan Kenoto, keduanya disutradarai oleh Sesilia Y. Y. Klaran.

    Kru film Henge’dho dan film Kenoto, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kedua film karya pelajar SMAK Giovanni ini mengangkat nilai-nilai budaya dan relasi sosial yang erat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Nusa Tenggara Timur.

    Dalam sambutan pembuka kegiatan, Romo Stefanus Mau, Pr Kepala Sekolah SMA Katolik Giovanni memberi apresiasi atas terselenggaranya Bioskop Pasiar rute kedua ini.

    ”Dengan adanya Bioskop Pasiar tim Komunitas Film Kupang menjadi contoh yang menggerakkan adik-adik semua untuk menjadi penulis-penulis bahkan menjadi sutradara dan tentunya memberikan inspirasi bagi kita semua untuk memulai literasi di bidang perfilman,” ucapnya.

    Acara yang berlangsung di Aula Utama SMAK Giovanni ini dihadiri oleh 93 penonton dengan rincian 55 laki-laki dan 38 perempuan.

    Cuplikan pemutaran film Henge’dho. Dok Tim Publikasi F3.

    Sandy Rihi, selaku pelajar yang terlibat dalam film Henge’dho dan Kenoto, menyampaikan bahwa proses produksi menjadi pengalaman yang sangat berharga.

    “Film ini adalah upaya kami untuk merekam hal-hal yang sering kami lihat tapi jarang kami bicarakan dan rasa penasaran mengenai budaya ini yang membuat kami berkarya melalui film. Kami belajar mendengarkan, memahami, dan menyampaikan pesan atau makna  mengenai budaya yang ada di NTT,” ujar Sandy.

    Para siswa lain yang terlibat dalam pembuatan film juga turut hadir dan berbagi pengalaman mereka dalam sesi diskusi pasca penayangan. Hal menunjukkan bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk menyampaikan gagasan dan refleksi melalui medium film.

    Adapun lima film lainnya yang turut diputar dalam program ini antara lain:

    1. Bloody Rose karya Elzy Grazia,
    2. Telur karya Vania Damayanti,
    3. Makan karya Alvaro Brewon,
    4. Omah Omah karya Rafika Ilma, dan 
    5. Bersama Membangun Negeri karya Mahameru.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar 2025 terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi@flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

    Tentang Flobamora Film Festival 

    Flobamora Film Festival adalah festival film pendek berskala nasional pertama di Nusa Tenggara Timur(NTT). Festival ini berawal dari Parade Film NTT pada tahun 2021 dan pertama kali diadakan pada 27 hingga 30 Oktober 2022 oleh Komunitas Film Kupang (KFK). Sejak saat itu, Flobamora Film Festival menjadi acara tahunan. Sejak awal, Flobamora Film Festival berkomitmen untuk memberikan ruang apresiasi dan edukasi bagi sineas di NTT, sekaligus membangun jaringan nasional dan internasional di tingkat individu, komunitas, organisasi, dan festival.

  • Titik Pertama Bioskop Pasiar 2025 Dibuka di STIKOM Uyelindo Kupang, Tampilkan 6 Film Inspiratif dan Menghibur.

    Titik Pertama Bioskop Pasiar 2025 Dibuka di STIKOM Uyelindo Kupang, Tampilkan 6 Film Inspiratif dan Menghibur.

    Bioskop Pasiar Titik Pertama di Stikom Uyelindo, Doc. Tim Publikasi F3.

    Kupang-NTT, Bioskop Pasiar titik pertama tahun 2025 sukses digelar di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Uyelindo Kupang pada Selasa (3/6) dengan dihadiri oleh puluhan penonton. 

    Bioskop Pasiar menjadi salah satu program untuk mendekatkan sinema kepada masyarakat di seluruh NTT sekaligus dalam rangka menyambut Flobamora Film Festival pada Agustus 2025.

    Ketua STIKOM Uyelindo Dr. Remerta Noni Naatonis, S.Kom., M.Cs Kupang mengapresiasi terlaksananya Bioskop Pasiar perdana di kampus tersebut yang dihadiri oleh 67 penonton dengan jumlah 30  laki-laki dan 37 perempuan.

    Pemutaran film Bahasa Helong, Doc. Tim Publikasi F3.

    “Dalam momen ini teman-teman Komunitas Film Kupang menunjukan kreativitasnya dan ramainya masa yang hadir hari ini kami percaya perfilman dapat tumbuh dengan baik,” ujarnya.

    Karena itu, ia berharap dengan adanya Bioskop Pasiar dari rekan-rekan Komunitas Film Kupang (KFK) sebagai pencetus lahirnya Flobamora Film Festival, selanjutnya dapat terus berkolaborasi dengan STIKOM Uyelindo.

    Pemutaran film Story of Aquarius, Doc Tim Publikasi F3.

    Ketua Bidang Kemahasiswaan, Ibu Erna Rosani Nubatonis, S.Kom., M.T., menyampaikan rasa syukurnya bisa hadir dalam suasana yang menenangkan. 

    “Selama 25 tahun STIKOM Uyelindo, baru kali ini kami merasakan atmosfer seperti ini, ungkapnya.

    Ia mengapresiasi kolaborasi Komunitas Film Kupang dan berharap kerja sama ini terus berlanjut. 

    “Meski kami baru di tahun perak, semoga kolaborasi ini berlanjut hingga tahun-tahun emas dan memberi inspirasi lintas generasi,” ujarnya.

    Menutup sambutan, ia menyinggung tema Kalunga dari Flobamora Film Festival 2025 dan enam film Bioskop Pasiar yang dianggap membuka wawasan dan menyalakan inspirasi untuk diterapkan dalam kehidupan nyata.

    Programmer Bioskop Pasiar Keke Bengu turut mengucapkan terima kasih kepada pihak STIKOM Uyelindo Kupang yang telah berkolaborasi bersama dan menjadi langkah awal dalam Bioskop Pasiar titik perdana tahun 2025. 

    “Kami ingin mendorong ruang-ruang putar yang inklusif dan menyentuh setiap ruang-ruang publik seperti taman, pasar, pemukiman warga, kampus dan lain sebagainya,” ucapnya.

    Penayangan Bioskop Pasiar perdana ini menampilkan sesi kuis menarik yang mengajak penonton untuk lebih menyimak dan berpartisipasi aktif dalam Bioskop Pasiar ini. 

    Adapun film-film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar perdana ini:

    1.  Bahasa Helong sutradara Herlina Kofi 
    2. Story of Aquarius Sutradara Bendrich Otanu
    3.  Telur Sutradara Vania Damayanti, 
    4. Kuan Bale Sutradara Elen Rolinska Dethan
    5. Omah Omah Sutradara Rafika Ilma
    6. Alif Pengen Punya Pacar, Yuli Dibonceng Ngabers Sutradara Fazrie Permana

    Poster 6 Film Titik Pertama Bisokop Pasiar

    Penayangan film ini dibagi menjadi dua slot dengan masing-masing slot terbagi menjadi tiga film.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Menghidupkan Ruang Bersama dalam Sinema: Bioskop Pasiar Flobamora Film Festival 2025 Hadir Kembali

    Menghidupkan Ruang Bersama dalam Sinema: Bioskop Pasiar Flobamora Film Festival 2025 Hadir Kembali

    Kupang,- NTT, Bioskop Pasiar merupakan program eksibisi film dari  Flobamora Film Festival demi menghadirkan ruang nonton alternatif yang gratis dan terbuka umum untuk menjangkau setiap kalangan.

    Tahun ini, Bioskop Pasiar yang khas dengan konsep bioskop keliling, kembali hadir dalam semangat baru “Kalunga”. Tema yang berasal dari bahasa Sumba ini menjadi simbol tumbuh dan berkembangnya ekosistem perfilman di NTT. 

    Adapun titik perdana Bioskop Pasiar berlokasi di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) Uyelindo Kupang, pada Selasa, 3 Juni 2025 mulai pukul 15:00 hingga 17:00 WITA dengan menyajikan enam film pendek lokal dan nasional.

    “Bioskop Pasiar yang hadir dengan semangat menonton adalah hak segala bangsa ingin membawa film lebih dekat kepada para penonton,” kata Vickram Sombu, Manager Flobamora Film Festival.

    Ia menyebutkan sebagian besar film-film yang ditayangkan dalam program ini adalah film-film karya anak NTT. Karena itu, tentunya penonton Bioskop Pasiar tidak merasa berjarak dengan film yang diputar.

    “Dengan situasi seperti ini, diharapkan masyarakat mulai lebih menyadari keberadaan film-film lokal yang berkualitas dan punya kedekatan perihal isu. Supaya film lokal lebih bisa diterima, diapresiasi, dan bahkan akan sangat baik jika masyarakat mulai secara mandiri mencari film lokal untuk dinikmati,” ujarnya.

    Sementara itu, Malysk selaku Programmer Bioskop Pasiar Flobamora Film Festival mengatakan Bioskop Pasiar dihadirkan sebagai milik bersama. “Bioskop Pasiar bukan hanya milik Komunitas Film Kupang atau tim Flobamora Film Festival, tapi milik kita semua untuk merayakan tumbuh dan berkembangnya perfilman di NTT,” katanya. Ia juga mengatakan kegiatannya bukan hanya pemutaran film saja, karena seusai pemutaran akan diselenggarakan kuis dan hiburan-hiburan lainnya seperti perform musik.

    “Tahun ini kita coba lebih variatif dengan akan adanya penampilan dance, puisi, teater, dan art performance,” ujar Malysk.

    Doc. Tim Bioskop Pasiar 2024

    Ia menyebutkan film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar ini proses kurasinya tidak ada kriteria khusus, yang diutamakan adalah film yang tidak bermuatan unsur sara ataupun muatan politik atau golongan tertentu. 

    Adapun film-film yang ditayangkan berasal dari latar belakang yang berbeda. Akan ada film dokumenter pendek, animasi, romance, dan keluarga. Film-film ini merupakan hasil karya dari masyarakat NTT maupun dari luar NTT.

    Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar  ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis. Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna. Informasi dan jadwal lengkap terkait Bioskop Pasiar dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival.

    Tentang Flobamora Film Festival

    Flobamora Film Festival adalah festival film pendek berskala nasional pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT). Festival ini berawal dari Parade Film NTT pada tahun 2021 dan pertama kali diadakan pada 27 hingga 30 Oktober 2022 oleh Komunitas Film Kupang (KFK). Sejak saat itu, Flobamora Film Festival menjadi acara tahunan. Sejak awal, Flobamora Film Festival berkomitmen untuk memberikan ruang apresiasi dan edukasi bagi sineas di NTT, sekaligus membangun jaringan nasional dan internasional di tingkat individu, komunitas, organisasi, dan festival.

    Informasi dan jadwal lengkap dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

    Kontak informasi:
    Ivon Yudistira: 082-247-467-060

    Vickram Sombu: 0822-3781-3948

    Website: flobamorafilmfestival.com

    Instagram: @flobamorafilmfestival, @film.kupang

    Facebook: Flobamora Film Festival, Komunitas Film Kupang

    TikTok: @flobamorafilmfestival

    Email: flobamorafilmfestival@gmail.com filmkupang@gmail.com

  • Flobamora Film Festival 2025: Rayakan Kalunga sebagai Simbol Tumbuh dan Kembang Film di NTT.

    Flobamora Film Festival 2025: Rayakan Kalunga sebagai Simbol Tumbuh dan Kembang Film di NTT.

    Flobamora Film Festival 2025 kembali hadir sebagai ajang tahunan yang merayakan dan mengapresiasi karya-karya perfilman dari Nusa Tenggara Timur (NTT). 

    Tahun ini, Flobamora Film Festival mengangkat tema Kalunga dari bahasa Sumba sebagai simbol tumbuh dan berkembangnya perfilman di wilayah ini. Festival ini akan diselenggarakan di Kota Kupang, pada tanggal 5 sampai 9 Agustus 2025.

    Direktur Flobamora Film Festival, Yedida A. Letedara menyampaikan bahwa semangat yang diusung melalui Kalunga ini merupakan harapan bagi perfilman NTT agar terus bertumbuh. 

    Flobamora Film Festival juga ingin terus mendorong semangat serta kreativitas sineas NTT untuk menghasilkan cerita-cerita berkualitas dan unik. 

    “Kami berharap film NTT memiliki ciri khas dengan tidak melupakan isu penting untuk dibingkai menjadi sebuah film. Selain itu, bagaimana kita dapat terus mendorong sineas lokal untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan menemukan ciri khasnya dalam menghadirkan cerita-cerita penting dari NTT kepada dunia,” kata Yedida. 

    Ia juga menekankan pentingnya ruang apresiasi yang dapat mempertemukan sineas dengan penonton langsung agar karya-karya lokal mendapat pengakuan yang lebih luas.

    Menghidupkan Kreativitas dan Kolaborasi 

    Flobamora Film Festival 2025 menghadirkan delapan program istimewa yang dirancang untuk memperkuat ekosistem perfilman di NTT.  

    Mulai dari Kompetisi Film NTT, Kompetisi Film Pelajar NTT, Layar Nusantara, Layar Internasional, KFK Film Lab, Baomong Film, Bakumpul Komunitas, hingga Bioskop Pasiar. 

    Manajer Program Flobamora Film Festival, Tata Yunita mengatakan, kesempatan bagi filmmaker di NTT masih terbuka karena Kompetisi Film NTT dan Kompetisi Film Pelajar NTT masih ada di tahun ini. 

    “Kompetisi ini berfungsi sebagai wadah apresiasi bagi film-film dari NTT sekaligus menjadi fasilitator untuk menginspirasi sineas lokal, menumbuhkan semangat kreativitas dan meningkatkan daya saing,” jelas Tata. 
    Lanjutnya, Layar Nusantara dan Layar Internasional tahun ini akan bekerja sama dengan festival-festival film dari negara lainnya dan menerima lebih banyak film dari filmmaker di Indonesia. 

    “Kedua program ini khusus hadir untuk memperkenalkan keragaman kreativitas dan perspektif di skala Nusantara sampai Global kepada penonton di Kota Kupang,” ujar Tata. 

    Selain itu, ada pula program KFK Film Lab yang merupakan sebuah laboratorium pengembangan cerita untuk film pendek yang menghadirkan mentor profesional dan berpengalaman dari industri film Indonesia. 

    Program ini membuka peluang bagi penulis naskah pemula untuk mewujudkan karya mereka dan bertemu dengan calon investor. Selama dua tahun terakhir, KFK Film Lab telah melahirkan sepuluh naska film pendek yang mengangkat isu-isu di NTT.

    Program lainnya yang tak kalah penting adalah Bakumpul Komunitas. Program ini akan menghadirkan kembali komunitas-komunitas seni dan budaya di NTT. 

    Program ini menjadi ruang berjejaring antar komunitas lintas seni dan budaya yang mempunyai peran dalam kerja-kerja pemajuan kebudayaan di Nusa Tenggara Timur. 

    Sedangkan, program Baomong Film tahun ini akan spesial mengundang aktris, sutradara, dan manajer festival dan membahas ruang aman bagi perempuan di industri film, film dan teknologi, distribusi dan pengarsipan di era digital.

    Festival ini akan diawali dengan program Bioskop Pasiar, sebuah program pemutaran film keliling yang mendekatkan sinema kepada masyarakat di seluruh NTT. 

    Bioskop Pasiar akan menghadirkan film pendek yang beragam, mulai dari drama, animasi, hingga dokumenter.

    Terbuka untuk Semua

    Seluruh rangkaian kegiatan ataupun program Flobamora Film Festival terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. 

    Flobamora Film Festival mengajak sineas muda, individu, komunitas, dan masyarakat luas untuk bergabung merayakan kekayaan budaya dan kreativitas NTT melalui film.

    Tentang Flobamora Film Festival 

    Flobamora Film Festival adalah festival film pendek berskala nasional pertama di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

    Festival ini berawal dari Parade Film NTT pada tahun 2021 dan pertama kali diadakan pada 27 hingga 30 Oktober 2023 oleh Komunitas Film Kupang (KFK). Sejak saat itu, Flobamora Film Festival menjadi acara tahunan.

    Sejak awal, Flobamora Film Festival berkomitmen untuk memberikan ruang apresiasi dan edukasi bagi sineas di NTT, sekaligus membangun jaringan nasional dan internasional di tingkat individu, komunitas, organisasi, dan festival.

    Untuk diketahui, informasi dan jadwal lengkap dapat diakses lewat akun Instagram resmi @flobamorafilmfestival.

    Penulis : Maria Yudistira W.B. Mango
    Editor : Yose Bataona

  • Pemkot Kupang dukung Flobamora Film Festival 2025 bagi kreativitas pemuda

    Pemkot Kupang dukung Flobamora Film Festival 2025 bagi kreativitas pemuda

    Pemerintah Kota Kupang Nusa Tenggara Timur mendukung penyelenggaraan Flobamora Film Festival 2025 bagi peningkatan kreativitas pemuda dan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis film.

    Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis dalam keterangannya di Kupang, Selasa mengatakan bahwa mendukung bagi pergelaran Flobamora Film Festival yang akan dilaksanakan pada 5-9 Agustus 2025 oleh Komunitas Film Kupang pada taman budaya di ibu kota NTT itu serta beberapa daerah lain di sana.

    “Flobamora Film Festival menjadi ruang apresiasi dan edukasi bagi sineas muda NTT, sekaligus membangun jaringan industri film nasional hingga internasional,” kata Wawali Serena dalam audiensi bersama perwakilan Komunitas Film Kupang (KFK).

    Audiensi tersebut bertujuan membahas kerja sama antara KFK dan Pemerintah Kota Kupang terkait program Sunset Cinema, bagian dari inovasi hiburan kreatif Kota Kupang.

    Selain membahas Sunset Cinema, KFK juga meminta dukungan Pemerintah Kota Kupang bagi pelaksanaan Flobamora Film Festival 2025.

    Pada tahun ini, selain di Taman Budaya Kupang, lokasi festival akan diperluas ke beberapa kampus, antara lain Universitas Citra Bangsa, STIKOM, Unika, dan Undana.

    Serena melihat visi Komunitas Film Kupang dengan pemerintah kota setempat yang sejalan dalam pembangunan kota berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

    Terkait hal itu, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi yang ditawarkan oleh KFK.

    Pada kesempatan itu, Komite KFK Irwan Sebleku turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kota Kupang terhadap keterlibatan KFK dalam program Sunset Cinema serta dukungan untuk Flobamora Film Festival 2025.

    Sebleku menyebutkan pada 2024, Flobamora Film Festival berhasil menayangkan lebih dari 50 film pendek dan dihadiri lebih dari 1.500 penonton. Pihaknya menargetkan

    Selain itu, pihaknya turut melibatkan puluhan UMKM selama penyelenggaran baik prafestival (Bioskop Pasiar) hingga puncak festival di UPTD Taman Budaya Gerson Poyk Kupang.

    Pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah kota yang memiliki perhatian pada pengembangan ekonomi berbasis UMKM lokal.

    Pemkot juga berharap perayaan festival tahun ini berjalan semakin meriah dengan partisipasi tamu dari Jakarta, Filipina, Malaysia, Thailand, dan Perancis.

    Festival kali ini kembali menghadirkan program seperti Pasiar Bemo, yakni tur keliling Kota Kupang menggunakan bemo sambil mengunjungi pesisir, melakukan sesi wawancara, dan menikmati kuliner lokal.

    Adapun Flobamora Film Festival sebagai festival film berskala nasional yang pertama di NTT telah dilaksanakan oleh KFK secara tahunan sejak 2022.

    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kupang dukung Flobamora Film Festival 2025 bagi ekonomi kreatif

    Pewarta : Yoseph Boli Bataona
    Editor: Anwar Maga
    COPYRIGHT © ANTARA 2025

  • Gubernur NTT Dukung Kegiatan Perfilman Lokal, Terima Audiensi Komunitas Film Kupang.

    Gubernur NTT Dukung Kegiatan Perfilman Lokal, Terima Audiensi Komunitas Film Kupang.

    Kupang, 24 April 2025 – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi dari Tim Komunitas Film Kupang (KFK) di Rumah Jabatan Gubernur. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana penyelenggaraan Flobamora Film Festival 2025 yang akan digelar di Kota Kupang, termasuk program unggulan KFK Film Lab 2025, sebuah lab pengembangan naskah film pendek yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas sineas lokal di NTT.

    Selain itu, Bioskop Pasiar 2025 juga menjadi salah satu program utama yang menjadi perhatian dalam audiensi tersebut, yang akan menyediakan ruang untuk menampilkan karya-karya film lokal kepada masyarakat luas.

    Gubernur Melki menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan perfilman lokal yang digagas oleh KFK. Ia mengapresiasi upaya KFK dalam memperkenalkan dan mengembangkan film bertemakan sejarah Nusa Tenggara Timur yang dikemas dengan gaya khas sineas lokal.

    “Film dapat menjadi bagian penting dalam kebudayaan. Kami berharap agar ke depan KFK dapat mengembangkan film bertemakan sejarah Nusa Tenggara Timur yang dikemas dengan gaya kalian. Apalagi pesan-pesan sosial dari film lebih mudah dipahami oleh masyarakat,” ujar Gubernur Melki.

    Dengan adanya KFK Film Lab 2025, Gubernur berharap dapat memperkuat ekosistem perfilman di NTT dan mendorong sineas muda untuk lebih kreatif dalam menghasilkan karya-karya yang berdampak.

    Berita ini dikutip dari akun Instagram resmi Gubernur NTT: @melkilakalena.official